Foto: Pusat Semburan Lumpur Lapindo (ist)

Gapuranews.com – Sidoarjo, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bakal menggarap kawasan lumpur Lapindo sebagai kawasan wisata unggulan Kota Delta. Sebagai langkah awal, Pemkab Sidoarjo membentuk Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sidoarjo.

Badan ini nantinya akan merancang konsep lumpur Lapindo menjadi kawasan ekowisata.

Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin, yang mengukuhkan BPPD Sidoarjo mengatakan terlepas mengatakan terlepas dari efek bencana yang ditimbulkan, Lumpur Lapindo merupakan fenomena yang bisa dikatakan sangat langka. Kawasan seluas lebih dari 600 hektar ini kini memiliki potensi wisatabesar jika di garap serius.

“Keberadaan BPPD ini untuk semakin mengenalkan lumpur Lapindo sebagai tempat wisata unik,” tutur Nur Ahmad.

Nur Ahmad meminta BPPD untuk merancang konsep kawasan wisata yang tak hanya aman, Tapi juga menarik.
Meski saat ini kondisi semburan lumpur relatif sudah bisa dikendalikan, faktor keamanaan sangat penting, mengingat lumpur ini merupakan fenomena alam yang masuk kategori bencana.

“Potensi menyerap wisatawan sangat besar selama dikemas dengan menarik. BPPD memiliki tugas untuk melengkapi kekurangan yang ada agar kawasan lumpur menjadi tempat yang apik,” sambungnya.

Ketua BPPD Sidoarjo, Supomo, menyatakan anggota BPPD merupakan relawan pariwisata yang ingin memajukan pariwisata kota Delta.

“Kami akan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk semakin mengenalkan lumpur Lapindo,” kata Supomo.

Supomo yang juga pengusaha travel ini mengungkapkan akan mengantar wisatawan yang menggunakan jasa travel untuk mampir sejenak ke atas tanggul sebagai cara mempromosikan kawasan tersebut.

Terpisah, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah menyatakan memiliki rencana untuk membangun wahana kereta gantung di areal lumpur.

Wahana itu akan melewati pusat semburan lumpur agar para pengunjung bisa mengabadikan momen langka yang telah terjadi selama sebelas tahun silam.

Juga saya berencana membangun track trail yang menantang supaya bisa menyusuri wilayah lumpur yang jarang didatangi,” tutur Saiful.

Kawasan wisata lumpur Lapindo juga akan banyak dikunjungi orang jika saja tempat tersebut memiliki sebuah landscape yang bagus untuk di abadikan.

Faktor-faktor yang juga akan sangat mendukung kemajuan tempat wisata tersebut adalah dengan diadakan event-event tanggul seperti balap sepeda, lari di tanggul, atau mungkin sebuah acara musik jazz lumpur. Nantinya bakal bisa di pastikan mampu menyedot antusias para pengunjung dan menjadikan tempat tersebut semakin terkenal. (Rayza Nirwan/gr)

TINGGALKAN KOMENTAR