Foto ilustrasi: Bambu Rafting. (ist)

LAMPUNG – Untuk kedua kalinya ‘Festival Bamboo Rafting Tournament 2017’ yang digelar mulai 7-9 Oktober 2017 di Kampung Wisata Gedung Batin Desa Wisata Gedung Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung.

Bambu rafting adalah menyusuri sungai dengan rakit bambu dan melewati berbagai rintangan.”Festival ini digelar sebagai bentuk support Pemkab mengembangkan daerah kami namun memiliki potensi wisata yang bagus. Seperti destinasi sungai Way Besay, yang perlu kita sentuh dan dibantu promosinya,” kata Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya.

Kegiatan sport tourism yang memacu adrenalin ini menawarkan hal baru bagi wisatawan ke Way Kanan. Bamboo Rafting ini akan menjadi destinasi petualangan baru, melengkapi destinasi wisata lainnya. Turnamen Bamboo Rafting ini akan menyusuri sungai Way Besay dengan jarak tempuh 4,2 Km dari jembatan gantung dusun Tiga Serangkai menuju kampung wisata Gedung Batin dengan menempuh jarak 2-3 jam hingga finish di Kampung Banjar Sari.

Selain 120 peserta dari berbagai daerah seperti Yogyakarta, Jakarta dan tuan rumah Lampung, lomba Bamboo Rafting ini juga diikuti 27 Wisatawan Mancanegara.

“Peserta utamanya adalah komunitas-komunitas penggerak pariwisata Nusantara, Bloger-vloger dan wisatawan mancanegara,” kata kata Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya.

Even ini juga akan diramaikan oleh komunitas sepeda Lampung melalui Fun Bike XC, komunitas Trail Lampung melalui Trail Track Adventure, aksi menanam dan kuliner khas Way Kanan pijok-pijok. Juga tersedia cinderamata berupa gelang batu mulia khas Way Kanan, kriya kayu ornament Lampung Way Kanan dan pertunjukan musik tradisional Gamolan.

“Kita berharap even ini semakin memperkenalkan obyek wisata Sunga Way Besay juga kampung wisata Gedung Batin sehingga menjadi destinasi unggulan Lampung sebagai bagian dari industri pariwisata nasional yang menarik wisatawan nusantara maupun mancanegara, meningkatkan devisa dan memberi multiplier efek ke berbagai sektor lainnya,” katanya. (***/gr)

TINGGALKAN KOMENTAR