aksineas

Pendikan Kilat Bagi Calon aktor & Penulis skenario

Modal ganteng dan cantik saja, tidaklah cukup untuk menjadi aktor/aktris film, sinetron atau bintang iklan. Berdasarkan pengalaman, banyak sekali remaja yang merasa berbakat, ganteng atau cantik, langsung mengikuti casting yang dilakukan rumah produksi atau Production House (PH), hanya sebagian kecil saja yang lulus karena tidak punya dasar dan pengalaman berakting sama sekali. Motivasi sebagian besar hanya ingin cepat terkenal, mendapat uang banyak dengan mudah.

Aktor/aktris yg tak siap pakai, tidak hanya akan berpengaruh kepada kualitas film/sinetron yang dihasilkan, tetapi juga memperlambat dan memperbesar biaya produksi karena waktu penyelesaian syuting menjadi lambat. Film-film Indonesia dengan kualitas cerita, artis dan penggarapan yang buruk, tidak hanya akan membuat perfilman Indonesia menjadi “anak tiri di negeri sendiri”, juga sangat susah bersaing di kancah perfilman internasional.

Kenyataan di atas, mendorong Kardy Syaid, sutradara yang juga alumni Fakultas Film & Televisi Institut Kesenian Jakarta (IKJ), pada tahun 2007, mendirikan kursus akting Aksineas Acting & Film School. Misi Aksineas, adalah, “Melahirkan kader sineas Indonesia yang kualified, memiliki integritas tinggi dan siap pakai“ Untuk menjaga kualitas, Aksineas mengerahkan para tutor senior dari lulusan Institut Kesenian jakarta (IKJ) dengan pengalaman puluhan tahun di dunia film dan sinetron.

Selama tujuh tahun berjalan, Usaha Aksineas, cukup membuahkan hasil.
Sampai Maret 2014, Aksineas dengan sistem pengajaran yang singkat dan padat (15 sesi x 3 jam) telah mencetak 250 orang alumni, Saat ini, para alumni Aksineas, telah mulai menyebar di dunia fillm, sinetron bahkan bintang iklan, di antaranya Faradilla Yoshi, Nesya Marcella, Elkie Kwee, Ridho Rhoma, Meggie, Kevin Leonardo, Andyta Tata, Rio Ombuh, Nia Puja, Shinta Wijaya, Felecia Angelica, Kartika Puri, Indah Kartika, Siska Dewi, dll.

aksineas1

Proses ajar mengajar di Aksineas dilakukan dengan program kilat dengan 15 materi pelajaran dasar yang sangat diperlukan calon aktor/aktris dalam berakting, seperti olah suara, olah tubuh, imajinasi, konsentrasi, komposisi, blocking, improvisasi, aksi&reaksi, pengadegnan, dasar-dasar sinematografi, teknik vokal&dialog dan praktek syuting. Pengajarnya adalah 10 orang sutradara senior lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ), antara lain: Arturo GP, Torro Margens , Sigit Hardadi, Kardy Syaid, Irwan Siregar, Aca Hasanuddin, Viktor Hermanto, Jeremias Nyangoen, Indra Tirtana, Depi Herlambang, Helmi Adam, Eko Darmawan, dan lain-lain.

aksineas2

Paduan teori 30% dan praktek 70%, membuat siswa lebih cepat terasah dan menguasai pelajaran dalam waktu singkat. Di akhir pendidikan sebagai bahan evaluasi belajar dan dokumentasi siswa, para siswa diwajibkan terlibat dalam praktek syuting sebagai pemain dalam sinetron pendek.

Sejak 2009, Aksineas juga telah membuka pendidikan Penulisan Skenario Film Sinetron dengan pengajar para penulis senior, seperti : Kardy Syaid, Tri Sasongko, Jeremias Nyangoen, Henny Surya, S.Dalimunthe, Elizbeth Lutters dan lain-lain.

Bagi yang berminat belajar AKTING & PENULISAN SKENARIO FILM di AKSINEAS, bisa mendaftar langsung studio Aksineas di Blok F No.11 Ruko Sentra Eropa, Kota Wisata, Cibubur (Samping Kampung Cina). Telepon: 021 – 8497 6035, 36536533, 0812 908 6288 atau melalui websie : www.aksineas.com (gardo)

TINGGALKAN KOMENTAR