Foto: Karya Soleh Hadiyana, Gereja Koinonia Jakarta, 30 x 42 cm, Cat air pada kertas, 2019. (ist)

JAKARTA – Sebanyak 74 perupa pameran di Galeri Nasional Indonesia (Galnas), Jakarta. Karya yang ditampilkan merupakan kekayaan eksplorasi lukisan cat air. Media cat air kini dinilai telah tumbuh cukup pesat.

Keaktifan para seniman dalam mengembangkan seni lukis cat air sekaligus pengukuhan eksistensi seni tersebut menjadi inspirasi bagi Galeri Nasional Indonesia untuk memberikan wadah sebagai medium ekspresi melalui sebuah pameran bertajuk Pameran Lukis Cat Air dalam Rangka Hardiknas, yang diselengarakan pada 14–19 Mei 2019 di Gedung C Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat.

Pameran ini menampilkan karya-karya lukisan cat air hasil olah artistik para pelukis cat air Indonesia sekaligus mengusung konten edukasi seni rupa yang dapat dimanfaatkan oleh publik sebagai media pembelajaran khususnya tentang lukis cat air. Karena itulah pameran ini tepat untuk meramaikan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap 2 Mei.

Pameran ini menampilkan karya-karya lukisan cat air hasil olah artistik para pelukis cat air Indonesia sekaligus mengusung konten edukasi seni rupa yang dapat dimanfaatkan oleh publik sebagai media pembelajaran khususnya tentang lukis cat air.

Zamrud Setya Negara, Pasar Burung, 42 x 29,7 cm, Cat air pada kertas, 2019 , (ist)

Karena itulah pameran ini tepat untuk meramaikan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap 2 Mei. Terkait semua hal tersebut, maka judul gelaran ini adalah Pameran Lukis Cat Air dalam Rangka Hardiknas.

Pameran Lukis Cat Air dalam Rangka Hardiknas diselenggarakan pada 14–19 Mei 2019. Pameran ini menampilkan 74 karya lukis cat air hasil olah artistik 64 pelukis cat air Indonesia. Sebagian adalah karya para pelukis cat air yang diundang secara khusus, sebagian lainnya adalah hasil seleksi dari kegiatan Workshop Lukis Cat Air yang telah diselenggarakan sebelumnya.

Menurut tim Kurator pameran, Bayu Genia Krishbie dan Teguh Margono, karya-karya dalam pameran ini secara visual dapat dikategorikan dalam beberapa tema, yaitu lansdscape, seascape, cityscape, flora fauna, keseharian, tradisi, dan figuratif.

“Dengan konsep tersebut, setidaknya pameran ini mencoba menggambarkan perkembangan seni lukis cat air kini yang semakin mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat. Bisa dikatakan, cat air kini adalah milik semua orang,” kata Teguh, Jumat (17/5/2019).

Melalui presentasi karya-karya lukisan cat air ini, Kepala Galeri Nasional Indonesia, Pustanto berharap semoga pameran ini dapat memberikan manfaat edukatif bagi publik, terutama tentang eksplorasi media cat air. Selain itu pameran ini diharapkan menjadi sarana untuk mengenal lebih dekat para pelukis cat air Indonesia.

Dar Cedhar, Tukang Perahu di Pelabuhan Sunda Kelapa, 29,7 x 42 cm, 2019. (ist)

“Semoga perhelatan ini mampu menjadi inspirasi dan motivasi bagi para pelukis cat air khususnya dan bagi publik umumnya untuk terus mengembangkan dan mempertahankan eksistensi lukisan cat air di negeri ini,” katanya. (**/gr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here