PRESIDEN RI Joko Widodo menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Budaya Paramadharma pada 8 orang di Istana Negara, Jakarta, Kamis (13/8/2015). Penganugerahan ini dilakukan dalam rangka HUT ke-70 RI.

Kepala Biro Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Suyono Thamrin mengatakan penganugerahan itu berdasarkan Keputusan Presiden nomor 86/TK/tahun 2015 tanggal 7 Agustus 2015 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Paramadharma kepada 8 orang. Terdiri atas:

KH. Mustofa Bisri
KH. Mustofa Bisri (ist)

1. KH. Mustofa Bisri, pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuh Tholibin Lteteh, Rembang
2. Goenawan Soesatyo Muhammad, sastrawan budayawan
3. Alm. Petrus Josephus Zoetmulder, ahli sastra Jawa Kuno dan Penyusun Kamus Jawa Kuno Inggris
4. Alm. Wasi Jolodoro (Ki Tjokrowasito), komposer musik kaarawitan Jawa dan pendukung utama Sedra Tari Ramayana
5. Alm. Hosesein Djajadiningrat, pelopor tradisi keilmuan
6. Alm. Nursjiwan Tirtaamidjaja, perancang busana dan batik
7. Alm. Hendra Gunawan, pelukis dan pematung
8. Alm. Soejoedi Wiroatmojo, aristek

Suyono mengatakan penganugerahan tanda kehormatan tersebut memperhatikan pertimbangan atau persetujuan hasil sidang I Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (Dewan GTK) periode Agustus 2015 atas saran dan masukan Dewan GTK serta usulan dari instansi atau kementerian tentang permohonan pemberian tanda kehormatan. (gr)

TINGGALKAN KOMENTAR