Foto:Pameran Lukisan Para Guru Se-Jabodetabek. (ist)

Lukisan-lukisan para guru akan bersanding dengan karya Ki Hajar Dewantara ciptaan maestro seni lukis Basoeki Abdullah
JAKARTA – Masih dalam rangka Hari Pendidikan Nasional dan mengenang perjuangan Ki Hajar Dewantara, Museum Basoeki Abdullah menggelar pameran Lukisan Para Guru se-Jabodetabek.

Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid, yang hadir saat pembukaan pameran Lukisan Para Guru se-Jabodetabek mengatakan diadakannya pameran ini agar para guru dapat memperdalam olah rasa dan olah karsa lewat kesenian.

“Semoga karya-karya seni lukis para guru se-Jabodetabek ini, senantiasa dalam semangat pendidikan nasional, yaitu dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia yang berkarakter dan terus mengasah ‘keluhuran budi pekerti’ dalam semangat Revolusi Mental,” Hilmar Farid, Sabtu (6/5/2017).
Para guru yang berpameran ada 35 orang guru dan 35 lukisan yang ditampilkan. Tema yang diusung pun ‘Penghormatan Kepada Ki Hajar Dewantara’.

“Lukisan-lukisan para guru akan bersanding dengan karya Ki Hajar Dewantara ciptaan maestro seni lukis Basoeki Abdullah,” tambah Hilmar Farid.

Setelah pembukaan yang berlangsung pada Kamis (4/5) lalu, pada Selasa (9/5) juga berlangsung seminar ‘Museum Sebagai Media Pendidikan dan Pembentukan Karakter Bangsa’ pukul 09.00-13.00 WIB. Dilanjutkan dengan lomba melukis tingkat SMA se-Jabodetabek pada Selasa (16/5), dan Workshop Pendidikan Menggambar bersama Wawan Team-Lo pada Selasa (23/5).

Lukisan para guru dapat dinikmati hingga 30 Mei 2017 di Gedung II, Museum Basoeki Abdullah, Jalan Keuangan Raya No 19, Cilandak Barat, Jakarta. (gardo)

TINGGALKAN KOMENTAR